Tanya Dokter Kulit dan Kecantikan Mengenai Kebiasaan dan Faktor Resiko Tinggi Penyebab Penyakit Kulit


Kulit sebagai organ paling luar dan paling luas, memegang peranan penting bagi kesehatan dan penampilan manusia. Dengan kulit yang sehat seseorang dapat memiliki rasa percaya diri tinggi untuk menunjang karier dan sosialisasinya. Namun sebaliknya, jika kulit bermasalah, rasa percaya diri bisa hilang seketika apalagi jika masalahnya terjadi pada bagian kulit yang nampak dari luar. Kesehatan kulit yang begitu penting untuk penampilan ini seharusnya membuat Anda lebih waspada akan apa yang bisa menyebabkan timbulnya masalah kulit termasuk kebiasaan buruk dan faktor resiko tingginya. Untuk lebih jelasnya Anda bisa langsung tanya dokter kulit dan kecantikan sembari membaca uraian berikut ini.



Kebiasaan sehari-hari erat kaitannya dengan kesehatan seseorang tak terkecuali penyakit kulit. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang dapat mempengaruhi kesehatan kulit Anda baik secara cepat maupun lambat:

  1. Paparan radiasi langsung.
Bagi Anda yang sering terkena paparan radiasi langsung, dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit. Karenanya jika harus beraktivitas dibawah sinar radiasi, gunakan baju pengaman untuk mengurangi paparan sehingga berada di level aman. Tingkatkan kekebalan tubuh untuk menangkal bibit penyakit.

  1. Merokok.
Merokok berarti Anda memasukkan racun sedikit demi sedikit ke dalam tubuh. Bukan hanya untuk paru-paru namun efeknya juga berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Lama-lama kulit akan menjadi kusam dan penuaan terjadi lebih dini. Untuk membantu menetralisir, perbanyak makan buah dan sayur. Namun pencegahan yang lebih baik adalah dengan berhenti merokok.

  1. Kurang minum air putih.
Air putih sangat penting untuk tubuh dalam melakukan metabolisme dan mengeluarkan racun atau zat sisa. Jika Anda mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang kurang, racun atau kotoran akan menumpuk dan imbasnya kulit akan terlihat kusam. Selain itu kulit juga menjadi kurang elastis serta cepat keriput.

  1. Aktivitas di luar ruangan.
Selain terkena paparan radiasi, sinar matahari di siang hari juga tak baik untuk kulit Anda. sinar matahari di siang hari mengandung banyak sinar uv yang bisa merusak sel dan jaringan kulit. Karenanya gunakan tabir surya atau payung saat Anda harus beraktivitas di luar ruangan.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan ada beberapa kondisi resiko tinggi seseorang dapat terkena penyakit kulit, antara lain:

  • Paparan sinar matahari berlebihan.
  • Paparan alergen dan sinar radiasi.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat sakit kulit.
  • Merokok.
  • Stress.
  • Kurang menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.
  • Terserang virus atau bakteri di dalam tubuh.
  • Memiliki masalah dengan kekebalan tubuh atau memiliki penyakit autoimun.
  • Obesitas.
  • Sering kontak dengan pasien penyakit kulit.
  • Menggunakan kosmetika yang tidak cocok.
  • Memiliki reaksi alergi terhadap suatu benda khususnya bahan kimia.

Jika Anda memiliki masalah penyakit kulit saat ini, Anda bisa tanya dokter kulit dan kecantikan mengenai penanganan daruratnya sebelum memeriksakan diri. Untuk bertanya pada dokter, Anda bisa menggunakan aplikasi Halodoc yang merupakan wadah online berbagai dokter spesialis di Indonesia. Halodoc dapat memberikan informasi seputar kesehatan baik secara umum maupun lebih spesifik untuk kasus kesehatan yang Anda miliki. dengan begitu Anda sudah mendapatkan informasi dasar yang dibutuhkan untuk memberikan penanganan terlebih dahulu pada masalah kesehatan sebelum memeriksakannya sehingga sakit tidak semakin parah dan menular. Aplikasi ini sudah bisa Anda download di smartphone ataupun menjalankannya di gadget.

Post a Comment

0 Comments