Pesawat ini Tawarkan Hiburan Virtual Reality hingga Kursi Pijat

Pesawat Garuda
Maskapai nasional Garuda Indonesia mengumumkan inovasi terbaru dalam peningkatan layanan Inflight Entertainment (IFE) melalui fitur In-flight Virtual Reality (VR) Experience pertama di Asia Pasifik yang dihadirkan sebagai pilihan fasilitas hiburan di pesawat untuk penumpang kelas bisnis.

Fasilitas VR Experience tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan atas komitmen maskapai, dalam menghadirkan inovasi layanan bertajuk "The New Flight Experience". Layanan ini direpresentasikan melalui berbagai pembaruan fasilitas dan fitur penerbangan bagi pengguna jasa. Adapun fitur ini telah diperkenalkan sejak 26 Januari 2019 lalu.

Dalam keterangan pers pada Kamis, 4 April 2019, Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengungkapkan, "Melalui fasilitas VR ini pengguna jasa dapat menyaksikan ragam sajian film box office dalam penerbangan Garuda Indonesia dengan sensasi menonton dalam wide angle screen 180/360 derajat,”

Adapun fasilitas VR Experience ini menjadikan Garuda Indonesia satu-satunya maskapai di Asia Pasific yang telah mendapatkan approval safety regulations aturan penerbangan dunia.

"Sejalan dengan respons pengguna jasa yang sangat baik atas kehadiran fitur VR Experience, Garuda Indonesia terus memperluas periode trial fasilitas ini secara di beberapa rute penerbangan domestik dan Internasional pada periode seperti rute penerbangan Jakarta-Manado di periode Januari-Februari, rute Jakarta-Denpasar periode Februari-Maret, hingga rute Jakarta-Singapura untuk periode Maret 2019," kata dia.

"Fasilitas ini juga turut kami perkenalkan pada Garuda Indonesia Executive Lounge di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta", jelas Ari.

"Dari hasil customer satisfaction survey yang kami lakukan terhadap penumpang, mayoritas penumpang merasa sangat terbantu dalam menikmati perjalanan penerbangan long haul dengan kehadiran fasilitas VR Experience tersebut".

"Selama terbang 3 bulan terakhir, kepuasan pengguna jasa terhadap layanan VR Experience ini mencapai 85 persen. Dimana 65 persen puas sekali dan 20 persen sangat puas. Penumpang juga lebih menyukai konten VR dan 3D dibandingkan konten konvensional, dengan rata-rata penggunaan 1 jam 20 menit," ujarnya.

"Atas respons positif tersebut saat ini kami terus melakukan pengembangan dan pemutakhiran teknologi VR Experience yang bekerja sama dengan Allosky-Skylights,” tuturnya.

Virtual Reality (VR) merupakan terobosan teknologi terbaru dalam menunjang pilihan hiburan konten audio visual dengan sensasi yang berbeda melalui pendekatan 3D dan wide angle screen 180/360 derajat.

Fitur VR Experience ini disebutkan juga telah diberlakukan sistem yang terintegrasi, sehingga ketika penumpang pesawat mengaksesnya, masih dapat menerima pemberitahuan dari Cabin Announcement.

Selain itu, ke depannya juga akan dikembangkan inovasi teknologi in-flight entertainment, seperti fasilitas relaxing seat massage yang nantinya akan menjadi fasilitas relaxing massage seat pertama di dunia.

"Bersama Allosky Skylights, ke depannya kami akan terus mengembangkan berbagai inovasi pengembangan teknologi in-flight entertaiment, seperti fasilitas relaxing seat massage yang nantinya akan menjadi fasilitas relaxing massage seat pertama di dunia,” ujar Ari. (ann)


Post a Comment

0 Comments