Ini 17 Manfaat melakukan jongkok!

Ilustrasi Jongkok
Jongkok adalah (1) menempatkan badan dengan cara melipat kedua lutut, bertumpu pada telapak kaki, dengan pantat tidak menjejak tanah; bercangkung; berjongkok; (2) rendah (tentang inteligensi); bebal (KBBI OFFLINE). Merupakan posisi yang merendahkan badan sambil menekuk ke dua kaki sehingga bokong berdekatan dengan tumit. Soal berjongkok ini, sepele kali bagi beberapa orang orang. Mungkin juga mereka belum tahu tentang manfaatnya yang luar biasa dibalik kerendahan diri yang ditimbulkannya.

Jongkok adalah aktivitas yang lumrah bagi kita yang ingin buang air (ke toilet). Ini umumnya dilakukan oleh perempuan dimana buang air besar dan kecil sama-sama berjongkok. Pada kebanyakan pria buang air kecil dilakukan dengan posisi berdiri hanya buang air besar yang dilakukan dalam posisi berjongkok. Sekalipun sedikit saja aktivitas manusia yang melibatkan posisi berjongkok, tetap saja latihan ini penting bagi kehidupan manusia. Sebab kebiasaan berdiri, berjalan dan duduk di segala waktu harus diimbangi dengan melakukan aktivitas jongkok.

Manfaat Berjongkok

Semenjak tahun 1960 manfaat berjongkok telah diketahui di negara-negara maju (cnnindonesia.com). Banyak penelitian yang membuktikan bahwa penggunaan toilet jongkok saat BAB lebih sehat daripada toilet duduk karena BAB lebih lancar dan lebih cepat keluar dalam posisi berjongkok. Ternyata, manfaat berjongkok tidak hanya itu saja teman. Ayo kita bahas satu persatu apa saja keuntungan jongkok dalam dunia kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik.

1. Mengatasi bahaya Senam Kegel
Senam kegel adalah latihan yang sangat bermanfaat dalam kehidupan suami istri. Latihan ini baik dilakukan oleh semua kalangan dengan porsi yang berbeda-beda. Bagi anda yang rutin melakukan senam kegel (terutama senam kegel variasi) akan tetapi jarang bahkan tidak pernah berjongkok, otot PC akan terasa sedikit keram setelah latihan variasi berulang kali. Ini adalah salah satu dampak buruk latihan kegel. Oleh karena itu imbangi senam kegel dengan senam jongkok. Jika senam kegel hanya bisa mengerutkan dan memanjangkan otot pubococcygeus (otot PC) maka senam jongkok akan merilekskan dan meregangkan (melebarkan) otot tersebut sehingga terjadi keseimbangan gerakan yang sempurna.

Terdapat keseimbangan antara senam kegel khususnya senam kegel variasi dangan senam jongkok pada perbandingan 4 : 1 artinya setiap 4 kali melakukan senam kegel variasi selingkan dengan senam jongkok 1 kali. Misalnya dalam sehari anda melakukan senam kegel variasi sebanyak 20 kali selingi-lah dengan senam jongkok sebanyak 5 kali.

2. Berkemih lebih lengkap
Saat berkemih pada posisi berdiri (terutama laki-laki) tidak semua air seni keluar. Oleh karena itu berkemih dengan posisi jongkok (terutama perempuan) membuat air seni keluar secara keseluruhan. Hal ini dipengaruhi oleh letak kantung kemih saat berseni.

3. Mencegah dan menyembuhkan kencing bersin (urinary incontinence)
Saat hendak berkemih terasa sakit dan ngilu bahkan bersinpun menyebabkan ngompol sesaat, ini adalah penyakit yang sering dialami oleh kaum hawa apalagi bagi mereka yang jarang sekali jongkok dalam kesehariaannya. Penyakit ini sering dihubungkan dengan infeksi saluran kemih yang diatasi dengan antibiotik namun sesungguhnya solusi jangka panjang untuk keadaan ini adalah berjongkok alias senam jongkok.

4. Meredakan sakit punggung atas, bawah, samping kiri, samping kanan
Tulang punggung yang kuat baik untuk kesehatan dimana salah satu latihan untuk melakukannya adalah dengan berjongkok. Saat punggung terasa sakit dan keram disetiap bagian-bagiannya yang berbeda. Cobalah untuk menyempatkan 3 sampai 4 kali untuk melakukannya dalam sehari. Tulang punggung yang sehat dan bebas dari rasa sakit akan membuat anda lebih nyaman saat beraktivitas.

5. Mencegah dan mengatasi sakit pinggang karena kebanyakan duduk
Saat anda terlalu lama duduk niscaya otot disekitar pinggang akan terasa sakit bukan kepayang. Satu-satunya cara untuk mengurangi kejadian ini yaitu dengan melakukan senam jongkok selama beberapa waktu saat pinggang sedang sakit. Namun meskipun demikian kami menganjurkan bagi anda yang lebih sering mengalaminus untuk tutin mengkonsumsi air putih setidaknya 2 Liter perhari (8 – 10 gelas).

6. Meredakan rasa keram di kaki setelah berjalan/ berlari cukup jauh
Ketika anda menempuh perjalanan yang cukup panjang untuk tujuan tertentu, misalnya saat sedang jogging, mengikuti perlombaan antar kampung, saat hari Hut Kemerdekaan RI atau event-event lainnya. Perjalanan yang sangat jauh dapat membuat kedua kaki terasa keram yang disebabkan oleh jauhnya jarak yang telah dilalui (maraton) dan asupan elektrolit yang telah menipis karena keringat yang telah keluar terlalu banyak. Cara cepat untuk mengatasi keram karena hal ini yaitu dengan melakukan jongkok selama beberapa waktu hingga rasa sakit itu pergi begitu saja.

Tidak lupa kami menyarankan anda untuk memperhatikan asupan garam dapur harian sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Sebab salah satu manfaat NaCl adalah mengurangi ketegangan otot dan membuatnya lebih rileks.

7. Mencegah dan menyembuhkan nyeri tulang ekor – Mencegah syaraf terjepit
Nyeri dibokong bagian belakang yang sering diderita oleh pekerja kantoran disebabkan karena otot dasar panggul yang tidak kuat menahan beratnya tulang punggung. Otot dasar panggul yang kuat mencegah dan mengobati radang tulang ekor yang nyeri bahkan kadang ngilu. Jika memang tidak ada kesempaatan untuk berjongkok, lakukanlah senam jongkok secara rutin setiap hari.

8. Kaki lebih kuat
Kaki yang kuat lebih baik daripada tangan yang kuat.  Kekuatan kaki berhubungan dengan kuda-kuda, keringanan dan keseimbangan dalam berjalan. Kekuatan otot betis dan paha dapat dimaksimalkan dengan senam jongkok gantung alias kuda-kuda.  Bagi teman-teman yang berencana untuk masuk “Anggota”, bagus untuk melakukan senam ini.

9. Menghilangkan kaki keram
Jika anda terlalu lama berdiri, setelah apel pagi, saat memasak atau melakukan pekerjaan tertentu. Kaki akan terasa keram pada otot-otot di sekitar betis dan paha. Saat hal ini terjadi, alangkah baiknya jika anda berjongkok 2 sampai 3 kali untuk membuat otot-otot disana lebih rileks lalu beristerahatlah sejenak dari aktivitas tersebut.

10. Menurunkan resiko naik betis
Naik betis adalah penyakit yang sering diderita oleh kaum pria karena pria jarang sekali jongkok (kecuali BAB). Oleh karena otot-otot betis hanya dioptimasi untuk berjalan dan melompat. Padahal otot-otot betis juga perlu mengerut dan kembali pada posisi rileks itulah saat melakukan latihan jongkok.

11. Menurunkan resiko varises
Varises juga merupakan penyakit yang dialami oleh kebanyakan laki-laki kerena tidak pernah jongkok juga wanita yang terbiasa menggunakan toilet duduk ketika buang air. Dengan sering latihan jongkok anda terhindar dari varises.

12. Memperkuat otot dasar panggul
Kekuatan otot dasar panggul adalah kunci untuk kesehatan saluran pembuangan (anus dan kemih) dan kesehatan reproduksi. Terutama bagi perempuan kekuatan otot dasar panggul sangat diperlukan dalam masa kehamilan dan juga dalam proses persalinan.

13. Bokong Lebih Berisi
Orang-orang yang menggunakan toilet jongkok lebih kuat panggul dan bokongnya lebih berisi dibandingkan orang-orang yang menggunakan toilet duduk. Jadi untuk membuat bokong lebih berisi, sering-sering jongkok teman.

14. Menghilangkan rasa panas, sakit dan kesemutan karena kelamaan duduk.
Ini dirasakan para pekerja kantoran yang sebagian besar jam kerjanya dihabiskan dibelakang meja. Jika bokong mulai terasa panas, sakit dan kesemutan. Ada baiknya anda melakukan senam jongkok.

15. Memudahkan proses persalinan
Mengapa kebanyakan ibu di kota besar susah melahirkan dengan normal di bandingkan dengan para ibu yang tinggalnya di desa-desa? Karena otot dasar panggul yang lemah dimana mereka jarang berjongkok apalagi yang menggunakan toilet duduk pasti tidak pernah melakukanya. Kekuatan dasar otot panggul sangat menentukan kemampuan seorang ibu untuk melahirkan secara normal.  Lihat wong deso, yang suka jongkok dimana urusan dapur (memasak) dan kamar mandi (menyuci) kental dengan posisi ini. Mereka juga lebih kuat saat bersalin, cukup dukun beranak yang datang bisa clear. Berjongkok itu penting.

16. Mencegah hernia
Penyakit ini dikarenakan lemahnya otot dasar pada perut untuk menahan isinya. Dengan rutin melakukan gerakan jongkok alhasil otot dibagian tersebut akan normal kembali bahkan lebih kuat lagi. Sehingga mampu menahan beban yang lebih besar. Oleh karena itu, posisi berjongkok sangat baik dilakukan oleh balita di rumah agar terhindar dari penyakit hernia.

17. Menurunkan Gula & Membakar Kolesterol
Saat melakukan senam ini anda akan merasakan kontraksi yang kuat di seluruh bagian tubuh terutama otot-otot di bawah pinggang. Kontraksi dan relaksasi yang terjadi inilah yang menjadi gerakan olah tubuh yang membakar lemak dan menurunkan kadar gula anda. Jika dilakukan secara rutin maka gula dan kolesterol yang pada awalnya berada di atas batas aman akan menjadi normal kembali. Olahraga ini juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk membakar lemak & selulit diseputar bokong dan kaki anda.

Post a Comment

0 Comments