Super mahal, Kursi gaming Acer berpotensi jadi ladang bisnis

Kursi Gaming Acer, Predator Thronos
Kursi gaming Acer, Predator Thronos, yang dibandrol Rp300 juta disebut Gaming Product Manager Acer Indonesia, Andreas Lesmana, ke depannya memiliki peluang bisnis.

"Kemungkinan peluang business-to-business (B2B) banyak, terbuka luas. Terlebih Predator Thronos dilengkapi dengan barang-barang mixed yang punya segmentasi yang unik. Pasti ada pasarnya," kata dia di Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

Peluang bisnis yang dimaksud di sini layaknya seperti iCafe. Di mana terdapat ruang latihan khusus untuk tempat latihan para atlet eSports.

Kendati memiliki peluang bisnis, untuk pemakaian pribadi kursi ini juga memiliki banyak peluang, terutama gamer profesional yang memiliki banyak penghasilan.

Kursi gaming ini diperkenalkan secara global pada akhir Agustus 2018. Artinya, hanya butuh enam bulan untuk mendatangkan kursi pilihan tersebut ke Indonesia.

Andreas yakin kursi ini memiliki pasar karena antusias masyarakat di media sosial yang begitu tinggi. "Banyak 'sultan' yang mau merasakan pengalaman bermain di kursi ini," ucapnya.

Predator Thronos diklaim menjadi salah satu barang yang bisa memberikan fitur apapun yang gamer butuhkan. Sementara kursi gaming yang saat ini tersedia di ritel, tidak memiliki efek getar layaknya kursi gaming ini.

Kursi gaming ini ditawarkan dengan dua opsi paket bundling. Perbedaan hanya terletak di CPU. Untuk versi ultimate dibandrol Rp300 juta akan mendapatkan Predator Orion 9000 (PO9-900) dengan Intel Core i9-7900X dan NVIDIA GeForce RTX 2080Ti dual SLI.

Sementara, untuk versi premium yang dibandrol Rp200 juta akan disertai Predator Orion 500 (PO5-610) dengan Intel Core i7-9700K dan NVIDIA GeForce GTX 1080.

Post a Comment

0 Comments