Memupuk Bibit Baseball dan Softball lewat Indonesia Little League

Indonesia Little League digelar di Jakarta
Tak populer, itu gambaran sederhana untuk olahraga baseball dan softball. Dua olahraga tersebut memang terbatas kalangannya dan belum terlalu populer di Indonesia hingga 2019 ini.

Maka, jangan heran jika nama Indonesia tak terlalu moncer di pentas internasional dalam dua olahraga tersebut.

Kondisi ini bukan menjadi hambatan bagi Indonesia Little League untuk menggelar turnamen. Justru, mereka dengan setia menggelar kompetisi di level usia dini.

Sejak 1990, Indonesia Little League sudah bergulir. Para relawan pecinta olahraga baseball dan softball di Indonesia, secara rutin menggelar turnamen ini.

Tujuannya cuma satu, yakni memupuk rasa sportivitas di level junior lewat olahraga baseball dan softball. Ada tiga aspek yang ditekankan lewat Indonesia Little League, yakni karakter, keberanian, dan loyalitas.

"Ketiga nilai ini yang kami yakini bisa mendukung anak memiliki watak positif, berani, juga setia. Realisasinya tak cuma dalam bidang olahraga, tapi juga kehidupan sehari-hari. Dalam dunia olahraga khususnya, tiga nilai ini jadi elemen terpenting dalam mengasah mental dan kemampuan atlet," kata Roy Romaya, selaku Ketua Umum Indonesia Little League, Sabtu 5 Januari 2019.

Ya, tujuan menggelar Indonesia Little League, memang tak melulu bicara soal produksi atlet. Mengasah mental dan membentuk kepribadian adalah fokus utama dari Indonesia Little League.

Ibaratnya, jika ada jebolan Indonesia Little League yang jadi atlet, itu menjadi sebuah bonus.

"Faktanya memang kecakapan kepribadian untuk berbagai aspek kehidupan seperti pekerjaan, perlu dimatangkan. Little League menawarkannya," jelas Roy.

"Kami menjalin kerjas ama dengan Perbasasi dalam upaya pembinaan usia dini. Tak mudah memang, untuk mengembangkan baseball dan softball. Olahraga yang unik. Langkah yang kami tempuh adalah dengan mencoba masuk ke sekolah dan membuat baseball atau softball jadi ekstrakurikuler." 

Di 2019, Indonesia Little League sudah digelar sejak 2 Januari lalu. Turnamen ini diikuti 150 anak usia 10 hingga 14 tahun dan tergabung dalam 10 tim dari Jakarta, Banten, Bandung, dan Surabaya

Post a Comment

0 Comments